KABARKAN.ID I Gresik – Upaya pelestarian budaya lokal di Kabupaten Gresik kembali diperkuat dengan hadirnya Rumah Kreasi Damar Kurung, sebuah ruang kreatif baru yang berlokasi di Jalan KH Kholil Nomor 48. Wadah ini digagas sebagai pusat pengembangan seni, edukasi budaya, sekaligus penggerak ekonomi kreatif berbasis warisan khas Gresik, yakni Damar Kurung.
Kehadiran Rumah Kreasi Damar Kurung tidak hanya difungsikan sebagai ruang pamer karya seni, tetapi juga dirancang menjadi pusat aktivitas budaya yang lebih luas. Di dalamnya akan dikembangkan kegiatan edukasi, literasi budaya, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
M. Anhar Chusnani, mengatakan bahwa inisiatif ini lahir dari kebutuhan akan ruang yang lebih representatif untuk mendukung aktivitas seni dan budaya yang selama ini telah berjalan.
Sebelumnya kegiatan pembuatan dan pembelajaran Damar Kurung dilakukan di rumah pribadinya di kawasan Sidokumpul. Namun, seiring meningkatnya aktivitas dan antusiasme masyarakat, ruang tersebut dinilai sudah tidak lagi memadai.
“Awalnya aktivitas pembuatan Damar Kurung kami tempatkan di rumah di Sidokumpul. Karena sudah tidak cukup menampung berbagai kegiatan, akhirnya kami mencari lokasi yang lebih strategis agar bisa menjadi tempat wisata edukatif sekaligus pusat aktivitas ekonomi kreatif berbasis budaya,” ujar Seniman asal Gresik, Kamis (11/6/2026).
Rumah Kreasi Damar Kurung diproyeksikan menjadi episentrum kreatif baru di Gresik. Tempat ini diharapkan menjadi ruang temu berbagai kalangan, mulai dari seniman, ilustrator, pengrajin, pelaku ekonomi kreatif, mahasiswa, peneliti, hingga masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat sejarah dan perkembangan Damar Kurung.
Tidak hanya sekadar menikmati karya seni, pengunjung juga akan diajak terlibat langsung dalam berbagai aktivitas kreatif. Sejumlah program edukatif telah disiapkan, seperti pelatihan menggambar Damar Kurung, workshop seni dan budaya, diskusi kebudayaan, hingga pendampingan kreatif bagi generasi muda.
“Rumah Kreasi Damar Kurung hadir sebagai ruang terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar, meneliti, maupun berkreasi. Konsep Rumah Kreasi Damar Kurung berbeda dengan galeri seni maupun pusat oleh-oleh pada umumnya. Fokus utama ruang ini adalah penguatan budaya sekaligus pengembangan ekonomi kreatif berbasis warisan lokal,” terang Anhar.
Selain menjadi pusat edukasi dan literasi budaya, Rumah Kreasi Damar Kurung juga membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memasarkan produk mereka. Dengan konsep tersebut, ruang ini diharapkan menjadi ekosistem budaya yang hidup dan berkelanjutan, bukan sekadar tempat pamer karya.
“Harapan kami siapa pun yang ingin belajar atau mengembangkan kemampuan menggambar Damar Kurung bisa bergabung di sini. Kami sangat mendukung,” jelas Anhar.(Kum)


