KABARKAN.ID I Surabaya – Persebaya menatap laga tandang ke markas Bali United dengan tekad kuat untuk menghapus tren buruk yang menghantui mereka di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Sejak kemenangan terakhir pada 2018, Bajol Ijo selalu gagal membawa pulang poin dari Pulau Dewata.
Dalam 14 pertemuan terakhir, Persebaya hanya mencatat lima kemenangan, satu hasil imbang, dan delapan kekalahan. Meski demikian, kemenangan meyakinkan 5-2 pada putaran pertama musim ini menjadi modal optimisme bagi tim besutan Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal itu tak menampik tantangan berat yang menanti. Kendala tim jelang laga, mulai dari pemulihan yang singkat hingga beberapa pemain yang masih dalam pemulihan cedera, flu, dan diare.
“Kami sadar sejarah di sini selalu berat bagi Persebaya. Tapi besok kami ingin menulis babak baru,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).
Meski kondisi belum ideal, semangat Bajol Ijo tetap tinggi. Gelandang serang Francisco Rivera menegaskan peran krusial pemain muda dan baru untuk membantu tim memutus tren negatif.
“Kami tahu Bali memiliki tim kuat dengan transisi cepat. Tapi kami bekerja keras sepanjang minggu dan siap meraih tiga poin,” katanya.
Dengan motivasi tinggi dan kesiapan tim yang matang, Persebaya berharap malam ini bisa kembali menorehkan sejarah di Gianyar, membawa pulang kemenangan dan menghapus kutukan yang sudah berlangsung delapan tahun.*(Dan)













