KABARKAN.ID I Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik bergerak cepat memberikan dukungan psikososial kepada para santri di lingkungan Pondok Pesantren Al-Amin Desa Mojowuku, Kecamatan Kedamean pascakejadian gantung diri yang terjadi di lingkungan pondok.
Melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA), tim pendamping diterjunkan langsung untuk memastikan kondisi mental dan emosional para santri tetap terjaga.
Penjangkauan dilakukan dengan melibatkan Plt Kepala Bidang PPA-PUHA, Kepala UPT PPA, serta staf pendamping. Tim melakukan asesmen awal sekaligus pendampingan terhadap anak-anak yang terdampak secara psikologis.
Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, Titik Ernawati, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, kesehatan mental anak harus menjadi prioritas bersama, terutama setelah anak mengalami situasi yang berpotensi memengaruhi kondisi emosional mereka.
“Setiap anak memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan perasaan dan emosinya. Karena itu, peran orang tua, guru, pengasuh, maupun lingkungan sekitar sangat penting untuk hadir, mendengarkan, dan memberikan dukungan kepada anak,” ujarnya, Jumat,(8/5/2026).
Ia menegaskan, lingkungan yang aman dan suportif menjadi faktor penting dalam menjaga tumbuh kembang anak, baik secara mental maupun emosional.
“Dari hasil asesmen, ditemukan empat anak mengalami dampak emosional dan membutuhkan perhatian khusus serta pendampingan lanjutan. Meski demikian, secara umum anak-anak masih dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa,” terang Titik.
Sebagai tindak lanjut, Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik bersama Puspaga Dewi Sekardadu dan UPT PPA kembali memberikan layanan konseling serta terapi psikologis. Pendampingan dilakukan bersama psikolog guna membantu pemulihan emosional anak-anak terdampak.
Pemkab Gresik memastikan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan dan layanan pendampingan terbaik bagi anak-anak, termasuk menjamin hak mereka mendapatkan rasa aman dan dukungan psikososial secara berkelanjutan. (Kum)
