KABARKAN.ID I Gresik – Musyawarah Wilayah Ikatan Dokter Indonesia Jawa Timur menetapkan dr. Budi Himawan sebagai Ketua IDI Jawa Timur periode 2026-2029 secara aklamasi dalam forum yang digelar di Aston Gresik Hotel & Conference Center, Sabtu (9/5/2026).
Usai terpilih, dr. Budi menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi profesi dokter di tingkat wilayah, termasuk meningkatkan komunikasi antar-cabang IDI di seluruh Jawa Timur.
“Kita perkuat konsolidasi, tingkatkan komunikasi, dan deklarasikan bahwa wilayah ini milik semua cabang,” kata dr. Budi usai pelaksanaan Musyawarah Wilayah IDI Jatim.
Dokter asal Lamongan tersebut juga menekankan pentingnya pemenuhan hak anggota, mulai dari akses Satuan Kredit Profesi (SKP), kegiatan pengabdian masyarakat, hingga perlindungan hukum bagi tenaga medis.
Menurutnya, perlindungan terhadap dokter dan tenaga kesehatan menjadi isu penting di tengah tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks. IDI, kata dia, perlu hadir untuk memastikan para tenaga medis mendapatkan pendampingan organisasi dalam menjalankan profesinya.
“Kita ingin sejawat mendapatkan semua yang dibutuhkan, termasuk perlindungan hukum,” ujarnya.
Selain penguatan internal organisasi, kepengurusan baru IDI Jawa Timur juga menyiapkan program “Jatim Medical Week” yang akan memadukan kegiatan sosial, pengabdian masyarakat, hingga olahraga bersama sebagai upaya mempererat solidaritas antar-dokter.
“Ruh kita adalah sosial. Kemudian olahraga untuk meningkatkan kebersamaan dan kesehatan,” katanya.
Di sisi lain, IDI Jawa Timur menegaskan tetap akan memberikan masukan konstruktif terhadap berbagai kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan sistem pelayanan kesehatan dan perlindungan tenaga medis.
Dr. Budi juga menyoroti persoalan perundungan atau bullying terhadap tenaga kesehatan yang dinilai masih menjadi perhatian, baik yang terjadi antar-sejawat maupun yang berasal dari pasien.
“Perlindungan hukum dan perlindungan dari bullying, baik sesama sejawat maupun dari pasien kepada tenaga kesehatan, menjadi salah satu prioritas,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua IDI Gresik dr. Abdul Fatah menyatakan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru IDI Jawa Timur. Ia mengapresiasi jalannya pemilihan yang berlangsung kondusif dan tanpa dinamika berarti.
“Kami satu komando dengan IDI Jatim. Sebagai tuan rumah, kami bersyukur proses pemilihan berjalan jujur, lancar dan tanpa kegaduhan,” ujarnya. (Ina)


