KABARKAN.ID I Gresik — Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik yang dikenal sebagai Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) resmi menyerahkan bangunan kantor kepolisian khusus kawasan sebagai pusat pengamanan objek vital nasional (Obvitnas), Selasa.
Penyerahan fasilitas yang berlokasi di Manyar, Kabupaten Gresik tersebut menjadi bagian dari upaya strategis dalam menjaga stabilitas keamanan seiring pesatnya perkembangan industri di kawasan itu.
Acara peresmian dihadiri jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Polres Gresik. Turut hadir Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Jatim Kombes Pol Wawan Kristyanto serta Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution.
Dari pihak pengelola kawasan, hadir Direktur HR & Logistic PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) Agung Guritno, Advisor Direktur Utama PT BKMS Brigjen (Purn) Budi Yuwono, serta sejumlah perwakilan manajemen.
Manajemen JIIPE menegaskan pembangunan kantor tersebut merupakan bentuk dukungan konkret terhadap tugas kepolisian dalam mengamankan kawasan industri strategis nasional.
“Fasilitas ini diharapkan memperkuat sinergi antara pengelola kawasan dan aparat kepolisian, serta mendukung kelancaran operasional industri dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Budi Yuwono.
Kantor kepolisian tersebut tidak hanya berupa bangunan fisik, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas modern berbasis teknologi informasi, seperti peralatan keselamatan, kendaraan operasional, sistem pengawasan berbasis IT, serta ruang kerja yang representatif.
Dirpamobvit Polda Jatim Kombes Pol Wawan Kristyanto mengapresiasi dukungan sarana dan prasarana dari pihak JIIPE. Menurutnya, fasilitas tersebut penting untuk meningkatkan kualitas pengamanan di tengah dinamika potensi ancaman yang terus berkembang.
“Dukungan ini akan dioptimalkan untuk peningkatan pengamanan, termasuk sertifikasi objek vital, guna mengantisipasi berbagai ancaman, baik konvensional maupun berbasis teknologi,” katanya.
Ke depan, operasional pengamanan akan dilaksanakan secara kolaboratif antara Polda Jawa Timur dan Polres Gresik guna menciptakan situasi keamanan yang kondusif bagi investor dan pelaku industri.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution juga menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia menegaskan personel kepolisian akan segera ditempatkan untuk memperkuat pengamanan di kawasan JIIPE.
“Dengan adanya kantor ini, pengamanan kawasan industri diharapkan semakin optimal sehingga tercipta situasi yang aman dan terkendali,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Administrator KEK Gresik Ibnu Sina, GM Government Relation and SEZ Roro Ayu, serta jajaran Polsek Manyar dan Sat Samapta Polres Gresik.
Melalui kolaborasi antara pengelola kawasan dan aparat kepolisian, JIIPE diharapkan terus berkembang sebagai pusat industri yang aman, nyaman, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.


