KABARKAN.ID I Surabaya — Jeda kompetisi hampir dua pekan dimanfaatkan Persebaya Surabaya untuk mematangkan persiapan tim jelang laga putaran kedua melawan PSIM Yogyakarta di Super League 2025-2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu (25/1) di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Waktu yang ada digunakan tim pelatih untuk meningkatkan kesiapan skuad, baik dari sisi fisik maupun taktik. Pelatih kepala Persebaya, Bernardo Tavares, menilai jeda kompetisi menjadi momen krusial untuk membangun fondasi permainan sekaligus memahami karakter seluruh pemain.

“Waktu yang tersedia kami manfaatkan sebaik mungkin untuk mengenal pemain dan menyesuaikan program latihan dengan kebutuhan pertandingan,” ujar Tavares.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada proses adaptasi sejumlah pemain baru. Beberapa pemain masih dalam tahap penyesuaian usai menjalani perjalanan panjang, seperti Gustavo Fernandes, Bruno Paraiba, dan Jefferson Silva.

“Ada pemain yang masih mengalami jet lag dan belum mendapatkan kualitas tidur yang optimal. Kami berharap kondisinya segera membaik,” jelas pelatih asal Portugal tersebut.

Setelah kondisi fisik pemain berangsur stabil, tim pelatih menargetkan peningkatan stamina agar seluruh pemain siap tampil maksimal saat menghadapi PSIM yang berjuluk Laskar Mataram. Kondisi kebugaran pemain yang sebelumnya mengalami cedera juga terus dipantau.

Meski waktu persiapan terbilang singkat, Tavares berharap beberapa pemain dapat kembali siap tampil pada laga penting tersebut.

“Kami akan melihat perkembangan latihan ke depan dan menyusun rencana terbaik untuk pertandingan melawan PSIM,” pungkasnya.*(Dan)

Share.
Exit mobile version