Close Menu
Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    8 Juni 2026 15:33
    • Kabar Jatim
    • Hukum & Peristiwa
    • Ekonomi & Kesehatan
    • Politik & Nasional
    • Olahraga
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    Kabarkan.idKabarkan.id

    Groundbreaking Nitrate Complex, Sinyal Kuat Gresik Jadi Primadona Investasi

    RedaksiRedaksi08/05/2026 Kabar Jatim
    Facebook Twitter WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter WhatsApp

    KABARKAN.ID I Gresik – Kabupaten Gresik kembali mengirim sinyal kuat sebagai pusat investasi strategis nasional. Groundbreaking proyek Nitrate Complex milik PT Bara Blasting Perkasa di Kawasan Industri Maspion, Jumat (8/5/2026), bukan hanya seremoni pembangunan pabrik baru, tetapi penanda transformasi Gresik menuju episentrum hilirisasi industri dan penguatan rantai pasok nasional.

    Di tengah persaingan daerah dalam menarik investor, Gresik justru menunjukkan tren sebaliknya: investasi terus berdatangan dan ekspansi industri semakin agresif.

    Hal itu terlihat dalam groundbreaking proyek Nitrate Complex PT Bara Blasting Perkasa yang dihadiri langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama jajaran pengusaha nasional dan unsur Forkopimda.

    Proyek petrokimia strategis tersebut diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi baru di Jawa Timur, terutama melalui produksi amonium nitrat untuk kebutuhan industri pertambangan dan konstruksi, sekaligus pengembangan pupuk NPK sebagai bagian dari hilirisasi amonia nasional.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut masuknya investasi baru menjadi indikator kuat bahwa Gresik kini dipandang sebagai daerah dengan ekosistem industri yang matang dan kompetitif.

    Baca Juga:  Investasi dan Industri Melesat di Gresik Utara, Masyarakat Diminta Lebih Siap

    “Dua testimoni yang kita dengar hari ini sangat luar biasa bahwa Gresik aman dan Gresik menjadi tujuan investasi. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami,” ujar Yani.

    Menurutnya, investasi tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata, melainkan harus menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat, terutama penyerapan tenaga kerja lokal dan pertumbuhan ekonomi turunan.

    “Kami berharap tumbuhnya investasi ini memberi peluang kerja bagi anak-anak muda Gresik yang memiliki keterampilan dan kompetensi. Selain itu, sektor UMKM dan ekonomi pendukung lainnya juga akan ikut tumbuh,” tegasnya.

    Menariknya, penguatan citra Gresik sebagai kawasan industri yang aman dan stabil juga disampaikan langsung para pelaku usaha.

    CEO Maspion Group, Alim Markus, menilai stabilitas keamanan dan sinergi pemerintah daerah menjadi alasan utama investor terus memperluas bisnisnya di Gresik.

    “Kondisi makro di kawasan ini sangat baik. Stabilitas dan keamanan yang terjaga menjadi modal utama agar investasi dapat tumbuh berkelanjutan,” katanya.

    Ia juga mengingatkan pentingnya pembangunan kawasan industri yang tidak hanya mengejar pertumbuhan cepat, tetapi juga memperhatikan mitigasi lingkungan dan keberlanjutan jangka panjang.

    Baca Juga:  Borong Bandeng di Gresik, Gubernur Khofifah Ramaikan Tradisi Pasar Bandeng

    “Kawasan industri harus dibangun dengan perencanaan matang. Tidak hanya aman hari ini, tetapi juga siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

    Sementara itu, Direktur Utama PT Bara Blasting Perkasa, Mei Suryawan, menyebut proyek ini sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian industri nasional.

    Menurutnya, pabrik tersebut akan membantu mengurangi ketergantungan impor bahan peledak industri dan pupuk, sekaligus memperkuat rantai pasok domestik.

    “Ini menjadi bukti bahwa Gresik merupakan tempat yang aman dan kondusif untuk investasi. Kami merasakan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Gresik maupun seluruh stakeholder,” ujarnya.

    Tak hanya berdampak pada sektor industri, proyek ini juga diperkirakan memicu pertumbuhan ekonomi regional melalui peningkatan PAD, aktivitas logistik, pergudangan, transportasi hingga pelabuhan.

    Saat ini progres pembangunan proyek telah mencapai sekitar 33 persen dengan target penyelesaian sesuai jadwal serta standar keselamatan kerja yang ketat. (Kum)

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Groundbreaking Nitrate Complex Kabupaten Gresik pusat investasi strategis nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp

    Berita Terkait

    Empat SPPG Gresik Kembali Aktif Setelah Lengkapi IPAL Sesuai Standar BGN

    06/06/2026

    Misi Dagang Jatim-Sulut Tembus Rp1,88 Triliun, Naik Tajam dari 2022

    05/06/2026

    Gedung Islamic Center Jadi Pusat Ekonomi Rakyat, Karang Taruna Gresik Siap Ambil Peran

    05/06/2026
    KABAR TERKINI
    • Setelah Ditinggal Bruno Moreira, Persebaya Surabaya Dikaitkan dengan 7 Pemain Baru
    • Hadiah Jutaan, Content Creator Festival 2026 USG Ajang bagi Kreator Muda
    • Panik Usai Salat Ada Ular Kobra di Rumah, Warga Domas Gresik Minta Bantuan Damkar
    • Empat SPPG Gresik Kembali Aktif Setelah Lengkapi IPAL Sesuai Standar BGN
    • Bruno Moreira Hengkang dari Persebaya: Tak Ada yang Lebih Besar dari Tim
    TERPOPULER
    1
    Menghadap BK DPRD Gresik, Syahrul Munir Jelaskan Kronologi Lengkap Kasus Pedagang Semambung
    2
    Strategi Baru Pemkab Gresik, Bunda Puspa Diperluas demi Percepat Penurunan Kemiskinan
    3
    Heboh Ular Piton Muncul di Kantor Pelayanan Publik Gresik, Ini Kronologinya
    4
    Match For Goodness, Komunitas Persebaya ABG dan Allegiant Bangkitkan UMKM
    5
    Dua Pengedar Sabu Jaringan Suramadu Ditangkap Polres Gresik, Barang Bukti 209 Gram
    • Facebook
    • Instagram
    • WhatsApp
    • TikTok
    © 2026 kabarkan.id. Designed by kabarkan.id.
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Kerjasama

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.