KABARKAN.ID I Gresik – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa secara langsung memberikan tiga penghargaan kepada perusahaan tersebut atas penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang baik.
Gubernur Khofifah menekankan pentingnya budaya K3 di Jawa Timur, yang diwujudkan melalui regulasi, pengawasan, pembinaan, serta apresiasi kepada perusahaan berkomitmen tinggi, termasuk Petrokimia Gresik. Tahun ini, sebanyak 717 perusahaan di Jawa Timur mendapatkan penghargaan K3.
“K3 adalah nilai bahwa setiap pekerja berhak pulang dengan selamat. Produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan,” katanya.
Sementara Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia, mencatat prestasi gemilang pada pembukaan Bulan K3 2026 yang digelar di Stadion Petrokimia Gresik, Rabu,(14/1/2026).
Selain itu, anak perusahaan Petrokimia Gresik, yakni PT Petrokimia Kayaku dan PT Petrosida Gresik, juga memperoleh penghargaan Zero Accident dan P2TB.
Penghargaan yang diterima meliputi implementasi Sistem Manajemen K3 (SMK3), Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja (P2HIV/AIDS), serta Pencegahan dan Penanggulangan Tuberkulosis (P2TB).
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob menekankan bahwa penerapan K3 bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan strategis untuk mendukung kelancaran distribusi pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia dan menjaga ketahanan pangan nasional.
“Penghargaan ini menegaskan komitmen kami menjalankan usaha secara aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan,” ujarnya usai acara.
Dalam rangka Bulan K3, Petrokimia Gresik menyelenggarakan berbagai kegiatan, mulai dari apel K3 bersama gubernur, webinar, lomba 5R, audit kontraktor, hingga simulasi keselamatan kerja.
Semua kegiatan bertujuan menanamkan budaya K3 secara kolaboratif, agar keselamatan dan kesehatan kerja menjadi tanggung jawab seluruh insan perusahaan.
“Dengan implementasi K3 yang disiplin dan inovatif, operasional Petrokimia Gresik sebagai objek vital nasional dapat terus berjalan lancar, mendukung stabilitas pangan, dan melindungi seluruh karyawan serta masyarakat sekitar,” ujar Daconi.(Kum)
